Herbalife Ubah Hidup Vitus Iwan, dari Karyawan Maskapai Jadi Top Leader

Catatan Redaksional: Artikel ini memuat pengalaman dan pandangan pribadi narasumber. Terkait kesehatan, masyarakat disarankan tetap mengacu pada saran tenaga medis profesional.

Matamediaonline.com – Vitus Iwan membagikan kisah awal perjalanannya bergabung dengan Herbalife Indonesia dalam sebuah kegiatan di Klub Bugar Keluarga “Gaddis Jelita”, Tanah Tinggi, Cipondoh, Tangerang, Rabu (1/4).

Dalam kesempatan tersebut, Vitus menceritakan bahwa keputusannya bergabung pada 2009 dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan serta perencanaan masa depan.

Sebelumnya, ia bekerja di Singapore Airlines yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta. Dalam pengalamannya, ia kerap melihat orang-orang yang mengalami gangguan kesehatan serius, berobat ke luar negeri. Hal ini yang kemudian mendorongnya untuk lebih memperhatikan aspek kesehatan jangka panjang.

“Saya lihat hampir dua minggu sekali atau sebulan dua kali ada yang dikirim ke rumah sakit luar negeri. Tapi banyak yang tidak kembali normal,” ujarnya.

Selain itu, Pengalaman pribadi semakin memperkuat kekhawatiran tersebut. Ayahnya meninggal dunia akibat penyakit sirosis, yang membuatnya mulai mencari solusi untuk kesehatan jangka panjang.

Dalam momen emosional di tempat kerja, Vitus bahkan sempat berdoa agar menemukan sesuatu yang bisa membantu mengatasi penyakit serius.

“Kalau ada sesuatu yang bisa membantu menyembuhkan penyakit seperti kanker, saya siap keluar dari pekerjaan,” kenangnya.

Tak lama setelah itu, ia menemukan Herbalife dan memutuskan bergabung pada November 2009.

Vitus menyebut, setelah mengenal Herbalife, ia mulai menekuni aktivitas yang berfokus pada edukasi nutrisi dan pola hidup sehat kepada masyarakat.

Perjalanan awalnya diwarnai pengalaman yang menurutnya tak terlupakan, ketika membantu seorang teman lama yang menderita penyakit degeneratif stadium lanjut.

Setelah rutin mengonsumsi produk nutrisi Herbalife, kondisi temannya disebut mengalami perubahan signifikan dalam beberapa bulan hingga akhirnya dapat kembali beraktivitas.

Kesuksesan tersebut menjadi titik balik bagi Vitus. Selain merasa dapat membantu kesehatan orang lain, ia juga mulai merasakan peningkatan penghasilan.

Sejak saat itu, ia semakin yakin menekuni bisnis nutrisi tersebut. Ia menilai, dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar dan pola makan yang kurang seimbang, kebutuhan akan nutrisi menjadi peluang sekaligus solusi.

Menurutnya, Herbalife tidak hanya memberikan peluang penghasilan, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat di masyarakat.

“Semakin kita bekerja, semakin banyak orang yang bisa kita bantu untuk hidup lebih sehat,” katanya.

Sebagai penutup perjalanan panjangnya, Vitus Iwan—yang akrab disapa “Babeh”—menyebut keberhasilannya mencapai posisi Executive President Team 20K di Herbalife bukanlah hasil kerja sendiri. Bersama sang istri, Laila Mardiana, ia membangun langkah demi langkah dengan konsistensi, pembelajaran, dan komitmen terhadap gaya hidup sehat. Bagi keduanya, pencapaian ini bukan sekadar soal posisi atau penghasilan, melainkan tentang perjalanan membantu lebih banyak orang memahami pentingnya nutrisi dan keseimbangan hidup.

Mereka pun berharap, kisah ini dapat menjadi inspirasi bahwa perubahan arah hidup, jika dijalani dengan tekad dan proses yang panjang, dapat membawa dampak positif tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *