Matamediaonline.com – Gotong royong Lurah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat Arief Budiman manfaatkan waktu senggang 30 menit-1 jam untuk aksi bersih-bersih sarana ibadah, taman, dan bikin gajebo ikon Jakarta. Meski baru jabat, terobosan keagamaan dan kebersihan ini dapat applaus warga. Jumat (26/12)
“Pada dasarnya sarana umum sudah baik, tapi di sela tugas rutin ada waktu senggang. Bersama staff, PPSU, tokoh pemuda, agama, dan PKK kami bersihkan masjid, mushollah, taman, plus bikin gajebo,” ujar Arief disela-sela kesibukannya.
Arief tekankan perawatan proaktif. “Kalau rusak atau nggak layak pakai, langsung ganti atau perbaiki. Semua biar bermanfaat buat warga dan umat,” tambahnya sambil garap gajebo.
Baca Juga: Sambut Natal 2025, ActualNews.Id Gelar Aksi Berbagi dan Edukasi Keselamatan
Pesan Moral: “Mari jaga Jakarta bareng. Kampung kita, kalau bukan kita yang rawat, siapa lagi?” imbaunya.
Dukungan Tokoh Buddha Gotong Royong Lurah Kapuk
Romo Rafian, Tokoh Pemuda Buddha Jakarta Barat, puji inisiatif ini selaras ajaran Buddha. “Kegiatan rutin Lurah bagus dipertahankan. Manfaatkan waktu buat kebajikan (Punna) = praktik Dhamma. Bersihkan sarana ibadah bagian Cinta Kasih (Metta) pada sesama.”
Romo Rafian: “Kebajikan nggak harus ritual, tapi aksi nyata bermanfaat banyak orang. Ini harmoni masyarakat, gotong royong jadi teladan!”
