Rakernas I Gerakan Rakyat 2026, DPW Jatim Kirim 40 Delegasi dan Tegaskan Komitmen Keadilan Ekologis

Sekjen DPW Jatim, Agus Santoso, menegaskan komitmen kuat Jawa Timur dalam memperkuat konsolidasi nasional

Matamediaonline.com – Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat DPW Jawa Timur, Agus Santoso, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat Tahun 2026 yang digelar pada 17–18 Januari 2026 di Hotel Aryaduta, Jakarta. Sabtu (17/1)

Rakernas perdana ini mengusung tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”, yang dinilai relevan dengan kondisi bangsa serta arah perjuangan Gerakan Rakyat ke depan.

Dalam keterangannya kepada awak media pada hari pertama Rakernas, Sabtu (17/1), Agus hadir mewakili Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur yang berhalangan hadir. Ia menegaskan bahwa Rakernas I menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menyatukan langkah seluruh struktur Gerakan Rakyat dari berbagai daerah.

Baca juga: Kader Sampang Jatim Tegaskan Militansi di Rakernas I Gerakan Rakyat Menuju Politik 2029

“Rakernas ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi nasional dan menyatukan visi perjuangan,” ujar Agus.

Baca juga: Rakernas I Gerakan Rakyat 2026: Fondasi Organisasi Nasional Menuju Partai Politik 2029

Agus menyebutkan, DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur hadir dengan kekuatan besar dan solid. Sebanyak sekitar 40 orang delegasi dari Jawa Timur mengikuti Rakernas sebagai bentuk komitmen nyata dalam membesarkan organisasi secara nasional.

Baca juga: Sekjen Partai NasDem Tekankan Peran Keluarga, Pluralisme, dan Solidaritas Sosial Jadi Kekuatan Nasional

Menurutnya, Jawa Timur saat ini menjadi salah satu wilayah dengan struktur organisasi terkuat. DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur telah membentuk kepengurusan di 38 kabupaten/kota serta menjangkau 660 kecamatan melalui konsolidasi intensif yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami terus melakukan konsolidasi dari bawah. Semua langkah disesuaikan dengan kebutuhan daerah, namun tetap berada dalam satu garis perjuangan nasional,” tegasnya.

Terkait tema Rakernas, Agus menilai isu keadilan ekologis harus menjadi agenda utama gerakan rakyat. Kerusakan hutan dan degradasi lingkungan, menurutnya, tidak hanya berdampak pada alam, tetapi juga langsung menyentuh kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kerusakan lingkungan adalah persoalan keadilan bagi rakyat. Gerakan Rakyat harus berada di barisan terdepan dalam memperjuangkan keadilan ekologis,” katanya.

Ia juga berharap Rakernas I dapat melahirkan keputusan strategis terkait penguatan organisasi, arah perjuangan nasional, serta langkah konkret dalam merespons persoalan sosial, lingkungan, dan politik.

Dengan soliditas struktur dan semangat kebersamaan, Agus optimistis Gerakan Rakyat mampu tumbuh menjadi kekuatan perubahan yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia yang lebih berkeadilan. [rosmauli]

Exit mobile version