Prestasi Memprihatinkan! FTPI Buka Suara Soal Tinju Indonesia​ Mati Suri

Matamediaonline.com – Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) menggelar event perdana bertajuk AMPro “Three-Four-Six-Eight-Teen Fight Monthly Road to The Champions” di Studio Utama TVRI Pusat Senayan, Jumat (13/2/2026).

Program regenerasi ini berawal dari Yance Rahayaan, pencetus dan penyelenggara Sabuk Emas pertama dan kedua Presiden RI. 

Sistem Berjenjang Ala Alm Boy Bolang Lahirkan Juara Baru

Event Federasi Tinju Profesional Indonesia merupakan adopsi metode promotor legendaris Boy Bolang yang sukses cetak Ellyas Pical, Nico Thomas, Muhamad Rachman, Chris John.

Yance Rahayaan pencetus dan penyelenggara Sabuk Emas I dan Sabuk Emas II di tanah air
Yance Rahayaan (kiri) pencetus Sabuk Emas di tanah air saat bersama Jokowi pada 18 September 2020 (foto istimewa)

Yance Rahayaan, menyoroti kondisi memprihatinkan tinju profesional saat ini. Hanya Daud “Cino” Yordan tersisa sebagai juara dunia aktif dari 5 petinju Indonesia. “Patah tumbuh hilang berganti. AMPro jadi sistem pembinaan bertahap melahirkan juara dunia berkualitas,” tegasnya.

Baca juga: BIG FIGHT 2026: Air Mata, Darah, dan Mimpi: Malam yang Mengubah Takdir Dua Petinju

Konsep Three-Four-Six-Eight-Teen Fight

Roadmap karir petinju muda melalui 5 tahap pertandingan bertahap

Tahap Round Durasi Level
THREE 3 Rnd 3 Menit Seleksi Bakat
FOUR 4 Rnd 3 Menit Mental Fighter
SIX 6 Rnd 3 Menit Stamina Test
EIGHT 8 Rnd 3 Menit Pre-Title
TEEN 10-12 Rnd 3 Menit Regional Title

Victoria Noviantro Widjaja Boxing Promotion gelar event dengan siaran live TVRI

Studio Bung Karno TVRI Pusat dilengkapi ring standar internasional, lighting TV, dan komentator profesional. Program ini replikasi sukses Alm Boy Bolang, Marten Walawango, Daniel Bahari yang lahirkan 5 juara dunia Indonesia.

Baca juga: FTPI Luncurkan Program AMPro Road to Juara Dunia Tinju di TVRI Senayan

Yance Rahayaan menegaskan program AMPro sebagai sarana mencari petinju berbakat untuk diorbitkan bertahap menuju prestasi juara dunia.

“Sistem ini replikasi metode Alm Boy Bolang yang lahirkan Ellyas Pical, Nico Thomas, Muhamad Rachman, Chris John,” ujar Yance didikan legendaris tinju Boy Bolang.

Target 1-2 Juara Dunia dalam 3 Tahun

12 event bulanan 2026 menjaring bibit unggul tinju Indonesia

Di samping itu, Yance mengajak Kemenpora, sponsor, dan TV swasta untuk dukung program nasional. Target realistis: 1-2 petinju juara dunia dalam 3 tahun melalui ekosistem kompetisi berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *