Pattimura International Fight 2026 Siap Digelar, FTPI Apresiasi Promotor Niko Kilikily

Event yang mengusung semangat kepahlawanan Pattimura dengan semboyan “Lawamena Haulala”

Matamediaonline.com – Ketua Dewan Pengawas FTPI Pusat, Yance Rahayaan, S.Sos menyampaikan apresiasi tinggi kepada promotor tinju internasional asal Maluku, Nikolas Johan Kilikily, SH.,MH., atas keberaniannya menggelar ajang Pattimura International Big Fight 2026.

Event tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei 2026 di Studio Utama TVRI, dalam rangka memperingati Hari Pattimura ke-209.

“Selaku Ketua Dewan Pengawas FTPI Pusat, saya bersama seluruh pelaku dan petinju profesional di Tanah Air mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Saudara Nikolas Johan Kilikily atas keberaniannya menyelenggarakan event ini,” ujar Yance.

Ia menilai, event yang mengusung semangat kepahlawanan Pattimura dengan semboyan “Lawamena Haulala” tersebut memiliki nilai historis kuat bagi dunia tinju Indonesia.

Menurut Yance, Maluku memiliki kontribusi besar dalam melahirkan petinju-petinju kelas dunia. Hal ini menjadi bagian dari sejarah panjang olahraga tinju nasional, baik di level amatir maupun profesional.

Nama-nama seperti Ellyas Pical dan Nico Thomas menjadi bukti nyata kejayaan tersebut.

Baca juga: 70 Persen Rampung, Pattimura Big Fight International 2026 Siap Digelar 29 Mei

Ia juga menyoroti sosok petinju legendaris asal Maluku, Rachman Kilikily, yang dikenal memiliki gaya bertinju tinggi dan kerap dijuluki sebagai “Sugar Ray Leonard Indonesia”.

“Perlu diingat dan diakui bahwa salah satu petinju nasional dengan kemampuan bertarung luar biasa adalah Rachman Kilikily, yang juga berasal dari Maluku dan memiliki hubungan keluarga dengan promotor,” tambah Yance.

Baca juga: Nikolas Johan KiliKily Siap Gelar Tinju HUT Pattimura, 4 Sabuk Emas Diperebutkan

Senada dengan itu, tokoh tinju profesional Indonesia, Marasal Hutabarat, menilai kehadiran Nikolas Kilikily sebagai promotor dalam event ini merupakan langkah besar bagi kemajuan tinju nasional.

Menurutnya, Kilikily layak disebut sebagai representasi “Pattimura muda” di dunia olahraga.

Baca juga: FTPI Tunjuk Tiga Tokoh Maluku, Marasal Hutabarat: Rekam Jejak Mereka Tak Diragukan

“Ini adalah bentuk nyata melanjutkan cita-cita perjuangan Pattimura melalui olahraga tinju. Apalagi Maluku telah terbukti melahirkan petinju legendaris seperti Rachman Kilikily,” ujar Marasal.

Dengan semangat “katong samua basudara”, event ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga simbol persatuan serta kebangkitan kembali prestasi tinju Indonesia di kancah internasional.

Dukungan luas dari masyarakat Maluku dan Indonesia menjadi modal penting bagi kesuksesan Pattimura International Fight 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *