Jakarta – Matamedionline.com| Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PBB DKI Jakarta menggelar pertemuan lanjutan dengan jajaran Universitas Mpu Tantular untuk membahas finalisasi Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Tiopan, Universitas Mpu Tantular, Jakarta Timur, Senin (29/6/2026).
Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari pembicaraan sebelumnya terkait rencana kerja sama antara kedua institusi dalam bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam rapat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DPD PBB DKI Jakarta, David Simbolon, menegaskan bahwa PBB berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membebankan biaya administrasi maupun biaya pendaftaran.
“Jangan sampai muncul persepsi yang keliru. Di PBB tidak ada biaya pendaftaran sama sekali. Organisasi juga tidak memperoleh keuntungan apa pun dari proses pendaftaran tersebut,” ujar David Simbolon.
Selain itu, David menjelaskan bahwa PBB tengah membangun sistem administrasi berbasis digital guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas organisasi.
Baca juga: Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ribuan Warga Padati Pasar Rakyat Polri di Cengkareng
Menurutnya, setiap peserta yang mendaftar akan langsung tercatat dalam sistem sehingga data dapat ditelusuri dengan mudah. Sistem tersebut juga memungkinkan identifikasi asal pendaftaran maupun pihak yang memberikan pendampingan (referral) kepada peserta.
“Penerapan sistem digital ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mempermudah proses pendataan secara lebih akurat dan transparan,” katanya.
Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Mpu Tantular, Ir. Rodeyar S. Pasaribu, M.Si., menyambut baik konsep kerja sama yang ditawarkan PBB DKI Jakarta.
Ia menilai seluruh informasi mengenai mekanisme pendaftaran dan pelayanan harus disampaikan secara seragam agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi di tengah masyarakat.
Rodeyar juga menyampaikan bahwa hasil pembahasan akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Rektor Universitas Mpu Tantular sebelum keputusan final mengenai kerja sama diambil.
“Hasil pembahasan hari ini akan kami sampaikan kepada Bapak Rektor. Insyaallah dalam dua hari ke depan kami akan memberikan tanggapan resmi kepada PBB DKI Jakarta,” ujarnya.
Rombongan PBB DKI Jakarta dipimpin Ketua DPD PBB DKI Jakarta DF. Siringoringo, didampingi Sekda David Simbolon, Kepala Biro Hukum Asido Nadeak, S.H., Lince br. Rajagukguk, Risda br. Manik, dan Rosmauli br. Panggabean.
Sementara dari pihak Universitas Mpu Tantular hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik Ir. Rodeyar S. Pasaribu, M.Si., Kepala Biro Administrasi Umum David Marojahan Sihombing, S.H., serta Staf Biro Umum Atie.
Melalui kerja sama tersebut, kedua belah pihak berharap dapat membuka peluang kolaborasi dalam berbagai program, seperti pendidikan, pelatihan, seminar, penelitian, pendampingan hukum, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Finalisasi MoU dan PKS diharapkan segera terealisasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas kontribusi positif bagi masyarakat.
