Natal KBMTR 2025, Markus Refwalu Tekankan Persatuan dan Optimisme Masa Depan Maluku Tenggara Raya

Markus mengajak seluruh keluarga besar Maluku Tenggara Raya untuk tetap kompak, saling menopang, dan tidak melupakan tanah kelahiran.

Matanediaonline.com – Ketua Umum Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya (KBMTR), Markus Refwalu, S.Pd, menegaskan bahwa Perayaan Natal bukan hanya menjadi ritual keagamaan semata, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat persatuan, identitas, serta optimisme masa depan masyarakat Maluku Tenggara Raya.

Hal tersebut disampaikan Markus Refwalu dalam Ibadah Perayaan Natal KBMTR Tahun 2025 yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya” (Matius 1:21–24), yang digelar di Hotel Tavia Heritage, Jakarta, Selasa (20/01/26).

Dalam sambutannya, Markus yang juga Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai NasDem serta Penasehat Aliansi Timur Indonesia mengajak seluruh warga Maluku Tenggara Raya untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman wilayah yang terdiri dari empat kabupaten dan satu kota.

“Maluku Tenggara Raya ini bukan wilayah biasa. Kita punya pulau-pulau terbaik, tanah yang diberkati, dan kekayaan alam yang bukan hanya setara Indonesia, tapi setara dunia,” tegas Markus.

Ia menyoroti sejumlah potensi strategis wilayah, seperti Blok Masela di Tanimbar, kekayaan mutiara Kepulauan Aru, serta sumber daya alam di daerah lain yang dinilai mampu menopang kesejahteraan generasi mendatang dalam jangka panjang.

Baca juga: Perayaan Natal dan Bona Taon 2026 Pomparan Op. Solam Nainggolan, Merajut Iman, Adat, dan Harapan Generasi

Markus juga menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat Maluku Tenggara Raya saat ini tengah mengalami peningkatan kualitas hidup dan posisi sosial yang semakin kuat.

Baca juga: Kepercayaan Besar! Ormas PBB Jadi Pengaman Utama Perayaan Natal Gereja Se-Sumatera Utara 2025

“Kalau dulu mungkin kita berada di bawah, hari ini Tuhan sudah mempromosikan kita. Kita tidak lagi bergaul di bawah, tetapi sudah bergaul di atas. Tinggal menunggu waktu,” ujarnya yang disambut antusias jemaat.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Markus mengajak seluruh keluarga besar KBMTR untuk tetap kompak, saling menopang, serta tidak melupakan tanah kelahiran. Ia menekankan pentingnya doa, persaudaraan, dan kerja bersama demi masa depan Maluku Tenggara Raya yang lebih maju.

Perayaan Natal KBMTR berlangsung khidmat dan meriah dengan kehadiran para penasehat, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Maluku Tenggara Raya dari berbagai daerah. Momentum ini menjadi simbol kuat persaudaraan dan harapan baru bagi masa depan wilayah timur Indonesia tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *