BERITA, TNI  

Be El Be, Inovasi Istri Prajurit Lestarikan Seni Ukir Nusantara

Kreativitas Yang Lahir Dari Kegelisahan Istri Prajurit

Matamediaonline.com – Mengikuti suami bertugas keliling Indonesia bukan sekadar perjalanan bagi seorang istri prajurit. Bagi Ny. Ayu Rama, pengalaman tersebut justru membuka mata tentang kekayaan budaya Nusantara—sekaligus kegelisahan yang mendalam.

Sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI Brigif 1 PD Jaya, ia menyaksikan langsung bagaimana seni ukir—warisan leluhur bangsa—perlahan mulai ditinggalkan.

Dari kegelisahan itulah lahir sebuah gagasan sederhana namun bermakna: menjaga warisan budaya lewat karya.

Ny. Ayu Rama kemudian menginisiasi sebuah produk kreatif bernama Be El Be, yang mengangkat motif-motif ukiran khas daerah ke dalam produk tas kulit modern.

Tak sekadar produk fesyen, Be El Be menjadi medium pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan istri prajurit.

Baca juga: Pragosa Bag, Tas Rajut Karya Persit Yonkav 7, Berkembang Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Proses pembuatannya pun tidak instan. Sekitar 80 persen dikerjakan secara handmade—mulai dari memahat, melukis, hingga menjadi produk jadi dengan nilai seni tinggi.

Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari tas, dompet, hingga aksesoris unik yang memadukan tradisi dan modernitas.

Kehadiran Be El Be mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak, serta Ketua Daerah Jaya, Ny. Sandy Deddy Suryadi.

Dukungan tersebut mengantarkan Be El Be terpilih sebagai salah satu UMKM dalam kegiatan Persit Bisa, yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Persit KCK.

Ajang ini menjadi ruang bagi para anggota Persit untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *