Matamediaonline.com – Praktik gelap peredaran narkoba jenis sabu kini nyelonong ke Pesing Koneng, Jakarta barat. Oknum bernama Papang yang mengaku wartawan diduga nekat nawarin narkoba jenis sabu ke aktivis media, lengkap dengan rekaman WA dan chat yang bikin geram.
Aktivis yang identitasnya dirahasiakan bilang, Papang keras kepala dorong beli barang haram itu sambil sebut koneksi Barkah, sesama klaim wartawan.
“Jelas tawaran peredaran narkoba. Saya tolak mentah-mentah, Polres Metro Jakarta barat harus gerak cepat tangkap pelaku,” geramnya.
Modus Jebakan ala ‘Cepu’ Tercium
Bukan cuma jualan, skema ini mirip jebakan ‘cepu’: suruh beli dulu, lapor polisi atau bandar buat tangkap korban. Kasus serupa kena ke Rudy, warga pesing koneng yang sempat ditahan Polres Kepulauan Seribu tapi selesai damai.
Kenapa bandar hubung justru bebas, sementara terjebak yang kena? “Komitmen anti-narkoba kok setengah-setengah. Salurannya harus disikat bersih,” kritik aktivis.
Chat viral ungkap Barkah ancam dan hina Rudy. “Kalau wartawan beneran, ini noda hitam profesi. Langgar etik jurnalistik, rusak nama baik pers,” sindirnya.
Desakan ke Polres Metro Jakarta Barat
Warga Pesing Koneng kompak minta Kapolres Metro Jakbar usut tuntas jaringan narkoba sampe oknum pers. “Jangan biarin warga jadi umpan. Putus rantai sabu sekarang juga!”













Respon (1)