Matamediaonline.com – Perayaan Cap Go Meh 2026/2577 bertajuk “Harmoni dalam Keberagaman” digelar meriah di RW 17 Ruko 1000, Cengkareng Barat, Sabtu (28/2). Kegiatan ini menjadi simbol kuat kerukunan lintas agama dan budaya di wilayah Jakarta Barat.
Acara dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yuli Hartono, Kabag Ekonomi Pemkot Jakarta Barat, Plt. Camat Cengkareng Simson Hutagalung, Wakapolsek Cengkareng AKP Munadi, Lurah Cengkareng Barat Mustika Berliantoro, Babinsa Serda Didin, Romo Rafian, Ketua FKUB H. Saumun Hasan, Ketua MUI, Panitia Andie Aditya Cong, Ketua RW 17 Razali, serta Ketua RT 05 Agus Mulia.
Perayaan berlangsung semarak dengan penampilan Barongsai dan Wushu yang memikat warga dan tamu undangan.
Dalam amanat Wali Kota Jakarta Barat yang dibacakan Wakil Wali Kota Yuli Hartono, ditegaskan bahwa pemerintah terus memberikan ruang bagi perayaan hari-hari besar keagamaan sebagai bagian dari komitmen menjaga keberagaman.
“Jakarta Barat adalah rumah bersama yang dikenal dengan keanekaragamannya. Momentum Cap Go Meh ini menjadi pengingat untuk terus menjaga harmonisasi, merawat lingkungan, serta memastikan wilayah tetap aman dan kondusif,” ujar Yuli.
Baca juga: Vihara Hemadhiro Mettavati Sambut Imlek 2026 dengan Doa Bersama dan Refleksi Spiritual
Ia juga menambahkan bahwa kerukunan yang telah terbangun di RW 17 menjadi contoh nyata praktik toleransi yang patut dipertahankan.
“Kita sudah rukun. Mari bersama-sama bergandeng tangan menjaga keharmonisan. Apa yang sudah berjalan di RW 17 belum tentu ada di wilayah lain,” pesannya.
Di akhir kegiatan, Yuli Hartono bersama para tokoh agama dan masyarakat menerima cenderamata dari panitia yang disiapkan pihak sponsor.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Romo Rafian dan didampingi Ketua FKUB sebagai simbol kebersamaan lintas iman.
Perayaan Cap Go Meh tahun ini tidak sekadar seremoni budaya, tetapi juga penguat pesan bahwa harmoni bukan hanya slogan, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari warga RW 17 Ruko 1000 Jakarta Barat.
