Dayan F. Siringo Ringo Terpilih Aklamasi Pimpin PBB DKI Jakarta, Tokoh Organisasi Soroti Soliditas dan Masa Depan Kader

Matamediaonline.com – Musyawarah Daerah (MUSDA) I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu (PBB) DKI Jakarta resmi menetapkan Dayan F. Siringo Ringo sebagai Ketua DPD PBB DKI Jakarta periode 2026–2031 secara aklamasi.

Penetapan tersebut berlangsung dalam forum MUSDA I yang digelar di Gedung Serba Guna Grand Unedo, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dayan yang merupakan calon petahana menjadi satu-satunya kandidat yang maju dalam pemilihan ketua setelah dinyatakan lolos proses administrasi dan mendapat dukungan mayoritas dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pembina, Dewan Penasehat, hingga Dewan Harian organisasi.

Pelaksanaan MUSDA I mengusung tema “Mari Kita Laksanakan Musyawarah Daerah I dengan TERTIB, KOMPAK, dan PENUH TANGGUNG JAWAB”.

Dalam sambutannya usai terpilih, Dayan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan seluruh keluarga besar Pemuda Batak Bersatu DKI Jakarta. Amanah ini bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi tanggung jawab bersama untuk membawa organisasi semakin solid, maju, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dayan.

Menurutnya, setelah proses MUSDA selesai, seluruh kader harus kembali bersatu tanpa ada sekat maupun perbedaan dukungan.

Baca juga: MUSDA I PBB DKI Jakarta Digelar di Cipayung, Dayan F. Siringo Ringo Kembali Maju Jadi Ketua

“Kita harus tetap satu rasa dan satu tujuan. Setelah MUSDA ini tidak ada lagi kelompok-kelompok. Yang ada adalah bagaimana kita bersama-sama membesarkan organisasi dan menjaga marwah Pemuda Batak Bersatu,” katanya.

Dayan menegaskan kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan program sosial, budaya, kepemudaan, serta peningkatan kesejahteraan anggota.

Baca juga: Hadiri MUSDA I PBB DKI, Ketua PBB DPC Jaktim Suprawilson Sianturi Kirim Pesan Menyentuh untuk Seluruh Kader

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBB Bidang Organisasi, Bernard Sihombing, menekankan bahwa proses demokrasi internal organisasi harus berjalan secara alami tanpa intervensi pihak mana pun.

“Organisasi kemasyarakatan ini sedang berjalan dengan baik. Dalam proses kaderisasi, memang masih banyak pemahaman tentang persidangan yang harus kita saling share, saling menambah ilmu sesama rekan juang supaya ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Bernard.

Baca juga: Munas VI KBPP Polri Diwarnai Dinamika Internal, Bimo Suryono Klaim Didukung 24 Provinsi

Ia berharap kepemimpinan yang terpilih mampu menjadikan PBB DKI Jakarta sebagai barometer organisasi secara nasional.

“Saya berharap terpilihnya ketua secara aklamasi, kecuali memang ada yang maju. Kita harus bersama-sama membesarkan PBB di DKI, karena ini ibu kota. Parameter PBB itu ada di sini,” ungkapnya.

Baca juga: Munas VI KBPP Polri Digelar, Evita Nursanty Siap Lanjutkan Kepemimpinan 2026–2031

Dewan Penasehat Prof. Dr. Jony Walker menjelaskan bahwa proses penjaringan calon ketua telah dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan berjalan terbuka.

“Kita sudah melalui proses penyaringan sesuai mekanisme panitia sampai batas waktu yang ditentukan. Dari hasil itu, hanya satu calon yang mendaftar dan telah lolos pemeriksaan administrasi,” ujarnya.

Menurut Prof. Jony, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi agar semakin banyak kader yang siap tampil dan berkontribusi dalam kepemimpinan organisasi ke depan.

Ia juga menyoroti pentingnya transformasi organisasi agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“Organisasi ini sudah dikenal luas melalui berbagai kegiatan sosial. Itu penting, tetapi tidak cukup. Organisasi harus mulai berpikir lebih jauh, yaitu bagaimana memberdayakan ekonomi anggotanya,” tegasnya.

Prof. Jony menilai salah satu langkah konkret yang dapat diwujudkan ialah membangun koperasi anggota sebagai wadah penguatan ekonomi internal organisasi.

“Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah membangun koperasi anggota sebagai wadah penguatan ekonomi internal organisasi,” katanya.

Di sisi lain, Dewan Penasehat Flores Sagala dalam sambutannya menekankan pentingnya kualitas kader dalam berpikir, bertindak, dan berbuat demi masa depan organisasi yang lebih solid.

Flores memberikan apresiasi terhadap tema MUSDA I yang mengedepankan ketertiban, kekompakan, dan tanggung jawab dalam proses musyawarah organisasi.

“Tema musyawarah hari ini luar biasa, yaitu tertib, kompak, dan memilih sosok yang bertanggung jawab. Saya yakin kita semua sudah memiliki figur di dalam hati masing-masing yang siap mengemban amanah ini. Semoga sosok tersebut lahir dari musyawarah hari ini,” ujar Flores di hadapan peserta MUSDA.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan memfasilitasi program-program strategis kepengurusan baru demi kemajuan organisasi, khususnya di wilayah Jakarta Timur.

“Saya ingin memfasilitasi pengurus terpilih nanti untuk membuat program-program yang konkret. Kita memiliki lima wilayah di DKI Jakarta, dan saya mau Jakarta Timur menjadi yang terbaik. Kita harus membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan yang baru, organisasi ini bisa melangkah jauh lebih baik ke depan,” pungkasnya.

MUSDA I DPD PBB DKI Jakarta berlangsung penuh semangat persaudaraan dan dihadiri jajaran pengurus pusat, dewan pembina, dewan penasehat, dewan kehormatan, hingga perwakilan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta dan Kesbangpol Jakarta Timur.

Kegiatan kemudian ditutup dengan yel-yel khas organisasi yang menggema di lokasi acara:
“Satu Rasa, Satu Jiwa, NKRI Harga Mati!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *