Kislon Siringo-ringo Tutup Usia, Ratusan Kader Pemuda Batak Bersatu DKI Jakarta Gelar Takziah Massal

Kepergian salah satu pendiri dan penggerak PBB PAC Cakung meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Pemuda Batak Bersatu. Ratusan kader dan pengurus hadir memberikan penghormatan terakhir di Jakarta Timur.

JAKARTA — Matamediaonline.com| Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pemuda Batak Bersatu (PBB) atas wafatnya salah satu tokoh perintis organisasi, Kislon Siringo-ringo, yang meninggal dunia pada usia 51 tahun.

Almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun dan membesarkan organisasi. Jejak pengabdiannya tercatat sebagai salah satu pencetus berdirinya PBB PAC Cakung, pernah menjabat sebagai Bendahara PAC Cakung, hingga terakhir mengemban amanah sebagai Kepala Warung (Kawira) PBB PAC Cakung.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus implementasi nyata semboyan organisasi, “Solidaritas, Toleransi, Rukun, dan Gotong Royong”, jajaran pengurus PBB menggelar takziah massal di Rumah Duka Cornelius, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2026) malam.

Dalam suasana penuh haru, Ketua DPD PBB DKI Jakarta, DF. Siringoringo, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD PBB DKI Jakarta, DF. Siringoringo. Turut hadir Plt. Ketua DPC Jakarta Timur F.S. Sianturi, Kabiro Hankam Pangda DKI Jakarta D. Nababan, Ketua PAC Kelapa Gading Mindo br Nababan, Ketua PAC Cakung P. Silaban, S.Pd, Ketua Ranting Cakung Barat Eljiper Sidabutar, serta jajaran pengurus dan kader dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

Sejak pukul 19.00 WIB, ratusan kader berseragam merah khas PBB memadati rumah duka sebagai wujud penghormatan dan rasa kehilangan atas kepergian salah satu putra terbaik organisasi tersebut.

Baca juga: Indonesia di Persimpangan Jalan: Saatnya Evaluasi Arah Bangsa

Dalam suasana penuh haru, Ketua DPD PBB DKI Jakarta, DF. Siringoringo, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.

“Dengan hati yang penuh kesedihan namun tetap bersandarkan pada pengharapan di dalam Tuhan, kami menyampaikan rasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Jasa, dedikasi, dan keteladanan hidup beliau akan selalu menjadi kenangan yang abadi bagi kita semua,” ujarnya.

Baca juga: Polres Metro Jakbar Perketat Pengawasan Dini Hari, Satu Kendaraan Diamankan

Ia juga menguatkan keluarga yang ditinggalkan dengan mengutip firman Tuhan dari Kitab Ayub 1:21 dan Yohanes 11:25.

“Bagi kita yang percaya, kematian bukanlah akhir dari segalanya. Ini adalah momen ketika saudara kita telah pulang ke rumah Bapa di surga dan beristirahat dari segala lelahnya dunia,” tuturnya.

Baca juga: Polsek Johar Baru Bongkar Komplotan Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap dan Satu DPO

Sementara itu, Plt. Ketua PBB DPC Jakarta Timur, F.S. Sianturi, mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhum yang dinilainya sebagai salah satu pilar penting organisasi di wilayah Jakarta Timur.

“Kami di jajaran DPC Jakarta Timur sangat terpukul. Almarhum Kislon bukan hanya seorang pengurus, melainkan motor penggerak yang selalu memastikan solidaritas anggota di akar rumput tetap terjaga,” katanya.

Menurutnya, semangat pengabdian almarhum yang tidak pernah berhitung dalam membesarkan organisasi harus menjadi teladan bagi seluruh kader PBB.

“Kami mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dari Tuhan Yesus Kristus. Kehadiran seluruh kader malam ini merupakan komitmen bahwa keluarga yang ditinggalkan tidak akan pernah berjalan sendirian,” tegasnya.

Rasa kehilangan yang sama juga disampaikan Ketua PAC Cakung, P. Silaban, S.Pd. Ia mengenang jasa besar almarhum pada masa-masa awal perjuangan organisasi ketika merintis keberadaan posko PBB di wilayah Cakung.

“Mendirikan posko bukan perkara mudah. Namun dengan sukarela dan penuh keikhlasan, beliau selalu menyediakan tempat bagi kami. Bahkan kebutuhan listrik posko pun beliau bantu tanpa pamrih selama bertahun-tahun,” kenangnya.

P. Silaban mengaku sangat terpukul atas kepergian sosok yang selama ini dikenal sebagai pejuang organisasi.

“Ada rasa sedih yang begitu mendalam karena rasa sayang kami kepada beliau. Kami tentu berharap beliau dapat terus bersama-sama membangun organisasi ini. Namun semua telah menjadi kehendak Tuhan dan kita harus merelakannya. Almarhum adalah sosok pejuang organisasi yang luar biasa,” ujarnya.

Melalui kehadiran struktural yang lengkap dan solid dalam takziah tersebut, Pemuda Batak Bersatu DKI Jakarta berharap dapat memberikan kekuatan moral bagi keluarga yang ditinggalkan sekaligus menegaskan bahwa ikatan persaudaraan di dalam tubuh organisasi akan terus terjaga, baik dalam suka maupun duka.

Selamat jalan, Kislon Siringo-ringo.

Dedikasi, pengabdian, dan keteladananmu akan selalu hidup dalam kenangan keluarga besar Pemuda Batak Bersatu.

Horas… Mejuah-juah… Njuah-njuah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *