1.436 Personel Amankan Aksi Reforma Agraria di DPR, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis

Personel Dalmas Polda Metro Jaya membentangkan spanduk berisi pesan simpatik kepada peserta aksi sebagai bentuk pendekatan humanis dalam pengamanan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

JAKARTA – Matamediaonline.com| Personel Pengendalian Massa (Dalmas) Polda Metro Jaya membentangkan spanduk berisi pesan simpatik saat mengamankan aksi unjuk rasa Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Spanduk yang dibentangkan petugas bertuliskan, “Selamat Datang Pejuang Aspirasi, Sampaikan Pendapat dengan Tertib, Kami Siap Melayani.” Pesan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis yang dikedepankan Polri dalam mengawal penyampaian pendapat di muka umum.

Aksi yang diikuti sekitar 350 peserta itu mulai berlangsung sekitar pukul 10.48 WIB. Massa menyampaikan aspirasi secara bergantian melalui orasi di depan kompleks parlemen.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan sekaligus menjamin keamanan masyarakat yang menyampaikan pendapat.

Baca juga: Brimob Polda Metro Jaya Bersama Tim Perintis Presisi Gagalkan Tawuran dan Balap Liar

“Polri hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Kami mengimbau agar aspirasi disampaikan dengan tertib, damai, dan tetap menghormati pengguna jalan serta masyarakat lainnya,” kata Reynold.

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional warga negara yang dilindungi oleh undang-undang. Karena itu, kepolisian berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman tanpa mengurangi hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Papua Apresiasi Kinerja Satgas Ops Damai Cartenz-2026 dalam Menjaga Keamanan dan Melayani Masyarakat

Dalam pengamanan aksi tersebut, aparat mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu kepentingan umum.

Pengamanan di lapangan dipimpin Kapam Objek AKBP Dhimas Prasetyo dengan melibatkan sebanyak 1.436 personel gabungan. Seluruh personel disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memastikan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Senayan tetap berjalan normal.

Selama aksi berlangsung, massa KNARA secara bergantian menyampaikan tuntutan dan aspirasi terkait isu reforma agraria. Hingga kegiatan berakhir, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Pendekatan humanis yang diterapkan dalam pengamanan aksi tersebut menjadi bagian dari upaya Polri membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara perlindungan hak demokrasi dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban umum.

Exit mobile version