Jakarta – Matamediaonline.com| Kelompok Motor Venture menyerukan kepada seluruh anggota komunitas motor, kelompok pemuda, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menghentikan aksi tawuran, tindakan anarkis, serta vandalisme yang dinilai meresahkan dan merugikan masyarakat.
Seruan tersebut disampaikan Ketua Kelompok Motor Venture kepada media di Jakarta, Selasa (19/8/2026). Ia menegaskan bahwa jalan raya dan ruang publik merupakan milik bersama sehingga tidak sepatutnya dijadikan arena pertikaian antarkelompok.
“Jalanan dan ruang publik adalah milik bersama. Tidak seharusnya tempat tersebut menjadi arena pertikaian yang dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, maupun trauma bagi masyarakat,” ujar Ketua Venture.
Menurutnya, perbedaan kelompok, identitas komunitas maupun persoalan pribadi tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.
Ia mengajak para pemuda, khususnya anggota komunitas motor, menyalurkan energi dan solidaritas melalui kegiatan yang positif, kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Sebagai salah satu kelompok motor, kami mendorong para pemuda untuk menunjukkan keberanian melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan bermanfaat. Energi anak muda sangat besar dan memiliki potensi untuk membangun lingkungan, bukan menghancurkannya,” katanya.
Ketua Venture juga mendorong agar semangat solidaritas antarpemuda diarahkan pada kegiatan sosial, olahraga, seni, kewirausahaan hingga aksi kemanusiaan.
Selain mengajak para pemuda menjaga perdamaian, Kelompok Motor Venture meminta para senior, pengurus komunitas, orang tua, tokoh masyarakat, serta aparat ikut mengambil peran dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan edukatif perlu dikedepankan untuk mencegah konflik berkembang menjadi aksi kekerasan.
“Kami juga mengimbau para senior, pengurus komunitas, orang tua, tokoh masyarakat, serta aparat untuk aktif melakukan pembinaan dan membuka ruang dialog bagi para pemuda. Pendekatan persuasif dan edukatif harus dikedepankan agar konflik dapat dicegah sebelum berkembang menjadi kekerasan,” lanjutnya.
Ia menilai ruang dialog penting agar berbagai persoalan yang muncul di kalangan pemuda dapat diselesaikan tanpa menggunakan kekerasan.
Kepada seluruh anggota kelompok motor, Ketua Venture menyampaikan pesan agar solidaritas tidak disalahgunakan untuk melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
“Kepada seluruh anggota geng motor, pesan kami sederhana: jangan jadikan jalan sebagai tempat mencari musuh. Jadikan persaudaraan sebagai kekuatan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh komunitas motor untuk ikut menjaga ketertiban lalu lintas, menghormati pengguna jalan lain, serta merawat fasilitas umum.
“Jika terjadi persoalan, selesaikan dengan komunikasi dan kepala dingin, bukan dengan konvoi, senjata, tawuran, atau perusakan,” pungkasnya.
Kelompok Motor Venture menegaskan komitmennya untuk ikut menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dengan mengedepankan persaudaraan serta kegiatan positif di kalangan pemuda.
Stop tawuran. Stop anarkisme. Stop vandalisme.
Saatnya pemuda bergerak untuk damai dan membangun masa depan.
Reporter: Edo
