NTT – Matamediaonline.com – TNI terus memperkuat upaya penanganan dampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari kelima penanganan, Rabu (19/8/2026), sebanyak 4.477 personel TNI telah dikerahkan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak.
Selain personel, TNI juga mengerahkan 27 alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mendukung operasi kemanusiaan tersebut.
Dari jumlah tersebut, alutsista yang digunakan terdiri dari 21 pesawat, lima kapal perang Republik Indonesia (KRI), dan satu Kapal ADRI.

Pengerahan alutsista dilakukan untuk memperkuat mobilitas personel, mempercepat distribusi bantuan, serta mendukung berbagai kebutuhan penanganan masyarakat yang terdampak bencana.
Dukungan terhadap masyarakat terdampak juga terus dilakukan melalui penyaluran bantuan logistik.
Baca juga: Tak Bisa Ditembus Kendaraan, Prajurit TNI Habema Jalan Kaki Bawa 2 Ton Bantuan ke Pedalaman Papua
Pada hari kelima penanganan, sebanyak 63,073 ton bantuan kembali disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa.
Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI hingga hari kelima mencapai 251,317 ton.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan cepat akibat dampak gempa.
TNI memastikan pengerahan personel, alutsista, dan bantuan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.
Penanganan bencana juga dilaksanakan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta berbagai instansi terkait lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi, distribusi bantuan, pemulihan kondisi masyarakat, sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan secara terpadu.
Dengan dukungan ribuan personel dan puluhan alutsista, TNI menunjukkan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat dalam menghadapi dampak gempa bumi di NTT.
Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi












