Antisipasi Gesekan Suporter Persija-Persib, Polres Metro Bekasi Kerahkan 1.597 Personel

BEKASIMatamediaonline.com| Polres Metro Bekasi menggelar Apel Siaga untuk memastikan kesiapan pengamanan pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung yang berlangsung Sabtu (12/9/2026).

Sebanyak 1.597 personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter, khususnya di jalur pergerakan massa dan sejumlah titik yang dinilai rawan.

Apel siaga dipusatkan di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi. Pengamanan disiapkan sejak sebelum pertandingan hingga seluruh rangkaian aktivitas suporter setelah laga berakhir.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan pengamanan tidak hanya berfokus pada keberangkatan suporter, tetapi juga mengantisipasi pergerakan massa setelah pertandingan.

“Seluruh personel agar mengutamakan keselamatan, baik keselamatan diri sendiri maupun masyarakat. Laksanakan tugas secara persuasif, humanis, namun tetap tegas sesuai ketentuan,” ujar Andi.

Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat delapan titik yang menjadi perhatian karena berpotensi terjadi persinggungan antarsuporter.

Baca juga: Sukses Gelar Sabuk Emas Kapolri 2026, FTPI Siapkan Agenda Tinju Profesional Berikutnya

Dari delapan titik tersebut, tujuh di antaranya ditetapkan sebagai lokasi penyekatan dengan pola pengamanan berlapis.

Sementara satu titik lainnya berada di kawasan perbatasan Tol Karawang-Bekasi. Lokasi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menjadi jalur pergerakan suporter dari arah Bandung dan Karawang.

Baca juga: 4 Pelaku Sindikat Ganjal ATM Dibekuk Polres Jakbar, Modusnya Bikin Nasabah Terkecoh

“Termasuk beberapa jembatan penyeberangan di sekitar jalur tol juga harus menjadi perhatian. Jangan sampai ada aktivitas yang kemudian mengganggu keamanan maupun pengguna jalan,” tegas Andi.

Selain mengamankan jalur pergerakan suporter, polisi juga mengantisipasi kegiatan nonton bareng atau nobar.

Sedikitnya lima lokasi nobar di wilayah Kabupaten Bekasi telah dipetakan untuk mendapatkan pengamanan khusus.

Usai apel, jajaran Polres Metro Bekasi langsung melaksanakan Tactical Floor Game (TFG). Simulasi tersebut dilakukan untuk menguji skenario pengamanan sekaligus memastikan koordinasi personel di setiap titik berjalan sesuai rencana.

Dalam TFG dibahas sejumlah kemungkinan situasi, mulai dari pola penyekatan, jalur pergerakan suporter, lokasi nobar hingga skenario perubahan situasi di lapangan.

Sebagai kekuatan cadangan, Polres Metro Bekasi juga menyiapkan patroli rayonisasi yang dapat digerakkan sewaktu-waktu apabila terjadi peningkatan eskalasi.

“Fase setelah pertandingan justru menjadi salah satu perhatian utama. Sebab, pergerakan suporter secara bersamaan berpotensi menimbulkan kepadatan maupun persinggungan,” jelas Andi.

Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis serta mencegah aksi selebrasi berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

“Jaga kesehatan, jaga keselamatan, jaga kekompakan, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Polres Metro Bekasi juga mengimbau para suporter untuk segera kembali ke wilayah masing-masing setelah pertandingan selesai guna menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Exit mobile version