JAKARTA — Matamediaonline.com| Perjalanan Ibu Wati dari Brebes, Jawa Tengah, ke Jakarta untuk mencari anggota keluarganya di sebuah panti sosial berakhir dengan pengalaman yang tidak mudah. Kehabisan ongkos dan kebingungan mencari arah di ibu kota, perempuan tersebut akhirnya mendapat pertolongan dari personel Satlantas Polres Metro Jakarta Barat.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Saat sedang menjalankan tugas pengaturan lalu lintas, personel patroli ETLE Satlantas melihat Ibu Wati tampak kebingungan di tengah ramainya kendaraan yang melintas. Kamis (29/10/2026).
Petugas kemudian menghampiri dan menanyakan kondisinya. Dari percakapan tersebut, diketahui bahwa Ibu Wati datang seorang diri dari Brebes dengan tujuan mencari salah satu anggota keluarganya yang berada di sebuah panti sosial di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Namun, setibanya di Jakarta, ia mengalami kesulitan karena tidak mengetahui arah perjalanan. Uang yang dibawanya pun telah habis, sementara keluarga yang hendak dicari belum berhasil ditemukan.
Melihat kondisi tersebut, anggota Satlantas berinisiatif memberikan bantuan. Ibu Wati diberi makanan untuk mengisi tenaga, kemudian diantar menuju kawasan Kedoya guna membantu proses pencarian keluarganya.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang mengatakan, personel ETLE bersama Unit Lantas Cengkareng berupaya memberikan pertolongan setelah mengetahui kesulitan yang dialami Ibu Wati.
Baca juga: Polisi Masuk Sekolah! Kapolsek Tambora Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Hukum kepada Siswa SD
Menurut Reza, tugas polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pengaturan lalu lintas dan menjaga ketertiban jalan raya, tetapi juga memberikan pelayanan serta bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Dalam proses pencarian, petugas menghadapi kendala karena Ibu Wati tidak membawa foto maupun identitas anggota keluarga yang hendak ditemuinya. Akibatnya, pencarian belum membuahkan hasil.
Meski demikian, petugas tetap berupaya memastikan Ibu Wati tidak harus menghadapi kesulitan seorang diri.
“Setelah mempertimbangkan keadaan dan belum berhasil menemukan keluarga yang dicari, kami memberikan bantuan ongkos tiket agar Ibu Wati dapat kembali ke kampung halamannya di Brebes, Jawa Tengah,” ujar Kompol Reza Hafiz Gumilang saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2026).
Kisah Ibu Wati menjadi gambaran bahwa pelayanan kepolisian dapat hadir melalui tindakan sederhana yang berdampak besar bagi masyarakat.
Bantuan berupa makanan, kesediaan mendengarkan keluhan, mengantar ke lokasi tujuan, hingga membantu ongkos perjalanan pulang menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi seseorang yang sedang menghadapi kesulitan.
Meski pencarian anggota keluarga belum membuahkan hasil, Ibu Wati setidaknya mendapatkan pertolongan ketika berada dalam kondisi kebingungan dan kehabisan biaya di Jakarta.
Melalui peristiwa tersebut, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya untuk mengatur kendaraan dan menjaga ketertiban, tetapi juga untuk membantu sesama melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.













