Matamediaonline.com – Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan terus meningkat. Hingga Kamis (19/3/2026), total penumpang yang telah diberangkatkan mencapai 20.506 orang.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan lonjakan penumpang masih akan terjadi hingga malam hari.
“Penumpang yang berangkat hingga pukul 14.00 WIB hari ini mencapai 2.247 orang. Diperkirakan hingga pukul 24.00 WIB bisa menembus lebih dari 3.000 penumpang,” ujarnya.
Pengawasan Ketat, Keselamatan Jadi Prioritas
Sejak 13 Maret 2026, pengelola terminal memperketat pengawasan terhadap pengemudi dan armada bus.
Pemeriksaan meliputi: Tes urine bekerja sama dengan Badan Narkotika Provinsi DKI Jakarta, Pemeriksaan kesehatan bersama Dinas Kesehatan, Pengecekan administrasi kendaraan (KIR, STNK, izin trayek, SIM), Uji teknis kendaraan seperti rem, kemudi, roda, dan lampu.
Baca juga: Lonjakan Mudik 30% di Terminal Bis Tanjung Priok, Calo Tiket Masih Berkeliaran
“Tidak ada toleransi untuk aspek keselamatan yang menyangkut penumpang,” tegas Revi.
Selain itu, perlengkapan darurat seperti kotak P3K, dongkrak, dan segitiga pengaman juga diwajibkan tersedia di setiap armada.
Baca juga: Mudik Gratis Polri Presisi 2026 Dilepas, 4.009 Pemudik Berangkat ke Jateng dan DIY
Di tengah lonjakan penumpang, Revi menyoroti masih adanya praktik penggunaan terminal tidak resmi atau terminal bayangan yang berpotensi membahayakan keselamatan pemudik.
Ia mengimbau masyarakat agar naik dan turun di terminal resmi demi keamanan, terutama karena banyak bus tiba pada dini hari.
“Kalau turun di pinggir jalan sangat berisiko, apalagi pada waktu dini hari,” ujarnya.
Pengelola terminal juga mengingatkan pemudik untuk memastikan kondisi rumah sebelum ditinggalkan, seperti mengunci pintu, mematikan listrik, serta menitipkan rumah kepada tetangga atau pengurus lingkungan.
Selain itu, pemudik diimbau tetap menjaga kesehatan selama perjalanan serta memanfaatkan fasilitas terminal yang telah disediakan, seperti ruang tunggu, musala, dan toilet.
