Bukan Sekadar Kejuaraan! FTPI Siapkan Rencana Besar Sabuk Emas Presiden 2027

JAKARTA — Matamediaonline.com| Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan kejuaraan Sabuk Emas Presiden yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Selain menjadi ajang pertarungan petinju profesional, kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan profesionalisme tinju nasional.

Persiapan tersebut dilakukan melalui konsolidasi internal pengurus serta penyelarasan program untuk memastikan penyelenggaraan berjalan optimal. FPTI juga menargetkan kejuaraan ini dapat melahirkan petinju berkualitas yang berpotensi bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Di tengah persiapan tersebut, jajaran pengurus turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-75 kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, disertai doa agar Presiden senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa.

Ketua Harian DPP FTPI, Willy Indra Yunan, menegaskan bahwa konsolidasi internal menjadi bagian penting dari persiapan menuju kejuaraan Sabuk Emas Presiden pada Maret 2027. Sabtu (17/10)

Baca juga: RBN Gelar Tasyakuran HUT ke-75 Prabowo di Menteng, Neneng A. Tuty Sampaikan Doa dan Dukungan

Menurut Willy, penyelarasan program dan kesiapan pengurus diperlukan agar ajang tersebut dapat terlaksana dengan baik sekaligus mendukung peningkatan kualitas tinju profesional di Indonesia.

Ia berharap persiapan yang dilakukan secara terstruktur mampu membuka peluang bagi lahirnya petinju-petinju tangguh dari berbagai daerah. Para atlet diharapkan tidak hanya menunjukkan kemampuan terbaik di atas ring, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi.

Baca juga: Polisi Bongkar 30 Lapak di Kampung Ambon, Bong dan Sisa Narkoba Ditemukan

Dewan Pengawas DPP FTPI, Yance Rahayaan, menjelaskan bahwa Sabuk Emas Presiden yang akan digelar pada 2027 merupakan penyelenggaraan ketiga.

Yance menyebut, berdasarkan komitmen awal dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada masa Menteri Imam Nahrawi, penyelenggaraan pertama hingga ketiga diprioritaskan untuk memberikan kesempatan kepada petinju berkualitas dari dalam negeri.

Dalam rencana pelaksanaannya, panitia akan mempertandingkan sekitar lima kelas atau partai utama yang mempertemukan petinju-petinju potensial dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jakarta dan sejumlah daerah di Pulau Jawa hingga kawasan Indonesia Timur, termasuk Papua.

Menurut Yance, kekuatan utama kejuaraan ini terletak pada kualitas pertandingan dan kemampuan para petinju yang tampil di atas ring.

Legenda tinju nasional Daud Yordan juga direncanakan hadir sebagai bintang tamu bersama sejumlah mantan juara dunia. Namun, kehadiran figur terkenal tersebut bukan menjadi satu-satunya daya tarik karena ajang ini diharapkan tetap menonjolkan kualitas pertarungan dan potensi atlet nasional.

Pembina DPP FTPI, Cosmas E. Refra, berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Sabuk Emas Presiden agar kejuaraan tersebut berjalan sukses dan berkontribusi terhadap kemajuan tinju Indonesia.

Cosmas juga berharap ajang ini dapat menjadi salah satu jalan untuk melahirkan kembali petinju-petinju legendaris Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia, seperti Elias Pikal.

Namun, menurut Cosmas, perhatian terhadap olahraga tinju tidak cukup berhenti pada prestasi dan penyelenggaraan pertandingan. Kesejahteraan atlet, jaminan kehidupan, serta peluang kerja setelah mereka mengakhiri karier profesional juga perlu menjadi perhatian.

Ia menekankan pentingnya memikirkan masa depan para petinju setelah pensiun agar mereka tetap memiliki kesempatan menjalani kehidupan yang layak.

Dengan persiapan menuju Maret 2027, FTPI berharap Sabuk Emas Presiden tidak hanya menjadi panggung perebutan gelar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan, meningkatkan profesionalisme, dan membangun masa depan tinju Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *