JAKARTA – Matamediaonline.com| VinFast tancap gas mengejar target penjualan pada hari terakhir Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026). Selain mengandalkan program cashback pameran, perusahaan juga menyiapkan diskon tambahan khusus bagi calon konsumen yang melakukan pemesanan kendaraan.
Branch Manager PT Bvost Auto Mandiri (BAM) Dicky Priyoto, mengungkapkan bahwa booth VinFast mulai ramai dikunjungi masyarakat sejak Sabtu (31/10/2026). Pengunjung tidak hanya melihat jajaran kendaraan listrik yang dipamerkan, tetapi juga tertarik mencoba langsung melalui fasilitas test drive.
Menurut Dicky, meningkatnya kunjungan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas penjualan. Salah satu model yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah VinFast VF 3.
“Sejak Sabtu, pengunjung sudah mulai ramai sekitar pukul 11.00 WIB. Alhamdulillah, banyak masyarakat yang mengunjungi booth VinFast dan jumlah SPK juga cukup banyak. Peminat masih didominasi model VF 3,” ujar Dicky kepada jurnalis MataMediaOnline.com menjelang penutupan pameran.
Hingga Sabtu, tim penjualan VinFast telah mencatat sekitar 15 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), terhitung sejak Jumat. Seluruh pemesanan tersebut dilakukan langsung di lokasi pameran.
Meski demikian, capaian tersebut masih menjadi bagian dari upaya mengejar target yang ditetapkan manajemen.
“Untuk SPK, sampai saat ini sudah kurang lebih 15 unit, terhitung sejak Jumat sampai Sabtu. Target dari owner kami berharap bisa menyentuh 50 SPK sampai penutupan hari ini,” jelasnya.
Untuk meningkatkan minat pembelian, VinFast menyiapkan strategi khusus pada hari terakhir PEVS 2026. Selain program cashback yang tersedia selama pameran, tim penjualan juga menawarkan diskon tambahan dari internal perusahaan.
Dicky mengatakan penawaran tersebut disiapkan untuk memberikan keuntungan lebih bagi calon konsumen yang ingin memiliki kendaraan listrik VinFast.
Baca juga: VinFast Kian Agresif Garap Pasar Indonesia, BAM Andalkan Media Sosial dan Pameran
“Yang pertama, kami terbantu dengan adanya program cashback di acara pameran ini. Selain itu, kami juga bisa memberikan diskon tambahan. Khusus hari terakhir, ada tambahan diskon dari internal kami,” ungkapnya.
Program diskon tambahan tersebut direncanakan mulai ditawarkan setelah pukul 13.00 WIB.
Tim penjualan juga memanfaatkan fasilitas test drive sebagai salah satu pendekatan untuk mendekatkan produk kepada calon konsumen. Saat mendampingi pengunjung mencoba kendaraan, tenaga penjualan sekaligus memberikan penjelasan mengenai produk dan penawaran khusus yang tersedia.
Strategi tersebut diharapkan dapat mendorong pengunjung yang sudah tertarik mencoba kendaraan untuk melanjutkan ke tahap pemesanan.
Di tengah persaingan pasar kendaraan listrik, VinFast VF 3 mobil listrik mini bergaya boxy SUV yang dirancang untuk mobilitas perkotaan menjadi salah satu model yang paling diminati pengunjung booth VinFast selama PEVS 2026.
VinFast juga memperkenalkan tiga model motor listrik di pasar Indonesia, yakni VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper.
Dengan pilihan tersebut, konsumen dapat menyesuaikan model sepeda motor listrik dengan kebutuhan mobilitas masing-masing.
Dicky menilai meningkatnya ketertarikan masyarakat untuk mencari informasi dan mencoba kendaraan listrik menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri otomotif elektrifikasi di Indonesia.
Ia juga berharap dukungan pemerintah terhadap ekosistem kendaraan listrik dapat terus mendorong pertumbuhan pasar nasional.
“Kami semakin yakin dengan antusiasme masyarakat yang mencari kendaraan listrik. Ditambah adanya program pemerintah, kami berharap ke depannya penjualan kendaraan listrik akan semakin baik,” katanya.
Melalui keikutsertaan dalam PEVS 2026, VinFast tidak hanya memperkenalkan jajaran produknya, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merasakan pengalaman berkendara melalui test drive.
Dengan mengandalkan daya tarik VF 3, program cashback, serta tambahan diskon pada hari terakhir, VinFast berharap dapat meningkatkan capaian pemesanan sekaligus mendekati target 50 SPK hingga penutupan pameran.
