Matamediaonline.com – Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) memastikan akan menggelar pertandingan tinju profesional dan amatir dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pattimura. Event bergengsi tersebut direncanakan berlangsung pada 29 Mei 2026 dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk promotor dan TVRI.
Tokoh tinju nasional sekaligus pembina promotor asal Maluku, Letkol Inf. (Purn) G. Borlak, menyampaikan bahwa ajang ini merupakan hasil kolaborasi antara FTPI, promotor, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Menurutnya, kedua gubernur telah menyatakan komitmen untuk mendukung penyelenggaraan pertandingan tinju profesional dalam momentum peringatan HUT Pattimura di era modern.
“Kami merancang konsep pertandingan yang berkualitas, dengan kolaborasi antara tinju profesional dan amatir. Ini bukan sekadar event, tetapi langkah strategis untuk membangkitkan kembali dunia tinju Indonesia,” ujar Borlak, Kamis (26/3/2026).
Dalam rencana penyelenggaraan, pertandingan akan menghadirkan satu partai internasional, satu partai kejuaraan nasional, serta beberapa partai tambahan. Format ini diharapkan mampu memberikan daya tarik sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet muda.
Baca juga: Nikolas Johan KiliKily Siap Gelar Tinju HUT Pattimura, 4 Sabuk Emas Diperebutkan
Borlak menyoroti bahwa dalam kurun waktu hampir satu dekade terakhir, dunia tinju profesional Indonesia mengalami stagnasi. Oleh karena itu, event ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan olahraga tinju di Tanah Air.
“Kami ingin dari ajang ini lahir petinju-petinju baru yang bisa menjadi juara dunia. Sudah terlalu lama tinju profesional kita vakum,” tegasnya.
Ia juga menilai, tinju memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda, mulai dari kedisiplinan, mentalitas, hingga pola pikir yang positif.
Selain itu, Borlak mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, serta unsur TNI-Polri yang turut memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga tinju nasional.
FTPI sebelumnya juga telah sukses menggelar event tinju profesional pada Februari 2026 di bawah promotor Victoria Novianti Widjaja. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan event yang lebih besar dan berkualitas pada peringatan HUT Pattimura mendatang.
Sebagai langkah persiapan, FTPI melakukan konsolidasi internal, termasuk penunjukan resmi promotor yang akan bertanggung jawab penuh terhadap teknis penyelenggaraan, mulai dari perizinan hingga pelaksanaan pertandingan.
Borlak pun mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk akademisi, tokoh olahraga, dan generasi muda, untuk turut mendukung kebangkitan tinju Indonesia.
“Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi tentang harga diri bangsa. Mari kita hidupkan kembali tinju Indonesia,” pungkasnya.
