Dari Halalbihalal ke Aksi Nyata: PKKT Slawi Ayu Siap Hijaukan Guci dan Dukung UMKM Warteg

Perkumpulan Keluarga Kabupaten Tegal – Slawi Ayu (PKKT-SA) di Jabodetabek menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari penghijauan di kawasan bencana Guci hingga penguatan organisasi 34 paguyuban perantau

Matamediaonline.com – Perkumpulan Keluarga Kabupaten Tegal – Slawi Ayu (PKKT-SA) Jabodetabek menggelar acara halalbihalal yang berlangsung di Grand Ballroom PUSBEKANGAD, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu (19/4).

Ketua Umum PKKT-SA, Letkol (Purn) TNI AD Drs. H. Darmawan, dalam pernyataannya saat jumpa pers menyampaikan bahwa organisasi telah menyiapkan sejumlah program strategis yang akan dijalankan dalam waktu dekat.

Salah satu program utama adalah rencana kegiatan penanaman pohon di kawasan Guci, Kabupaten Tegal, yang terdampak bencana tanah longsor. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada November 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pemulihan kawasan terdampak bencana.

“Selain kegiatan halalbihalal ini, kami merencanakan program penghijauan di wilayah Guci yang terdampak longsor pada bulan November 2026,” ujar Darmawan.

Selain itu, PKKT-SA juga akan melakukan evaluasi terhadap 34 paguyuban yang berada di bawah naungannya. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat organisasi sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi seluruh paguyuban yang tergabung.

Baca juga: Halal Bihalal PKKT -SA di Jabodetabek: Guci Tegal Disiapkan Naik Kelas Jadi Wisata Unggulan Nasional

“Kami ingin memastikan seluruh paguyuban memiliki perlindungan hukum yang jelas dan kuat. Saat ini terdapat tiga program utama yang sedang berjalan, sementara program lainnya masih dalam tahap pembahasan,” lanjutnya.

PKKT-SA dibentuk atas arahan Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Drs. H. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, yang mendorong pembentukan komunitas berbasis daerah di setiap kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Dies Natalis ke-72, GMNI Tegaskan Dari Warisan Sejarah Menuju Aksi Nyata untuk Rakyat

Saat ini, PKKT-SA telah memiliki 34 paguyuban dengan total anggota sekitar 3.000 orang yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Tangerang.

Dalam bidang ekonomi, PKKT-SA turut membina Himpunan Pengusaha Warung Tegal Indonesia (HIPWIN), sebuah organisasi yang mewadahi pelaku usaha warung Tegal (warteg) di seluruh Indonesia. HIPWIN juga mendapatkan dukungan dari Bank Jawa Tengah dalam pengembangan usaha anggotanya, termasuk pembiayaan dan ekspansi usaha.

Bahkan, HIPWIN saat ini telah memperluas jangkauan hingga ke Australia dengan rencana pendirian warteg di negara tersebut.

Selain itu, PKKT-SA juga memiliki Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara) yang diketuai oleh Mukroni. Koperasi ini aktif memberikan pelatihan kepada anggotanya dalam meningkatkan keterampilan kuliner, termasuk aspek kesehatan makanan dan inovasi menu.

Kowantara juga membantu anggota dalam pengurusan legalitas usaha, seperti penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta mendukung efisiensi usaha melalui pengadaan bahan baku secara kolektif untuk didistribusikan kepada anggota.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tegal turut menyampaikan imbauan kepada seluruh anggota PKKT-SA untuk terus mendukung pembangunan daerah, baik di perantauan maupun di kampung halaman.

PKKT-SA juga secara konsisten menjalankan program sosial, di antaranya kegiatan “Bersama Sahabat Tegal” yang memberikan santunan kepada anak yatim piatu setiap empat bulan sekali di wilayah Kabupaten Tegal.

Selain itu, berbagai paguyuban di bawah PKKT-SA juga aktif melaksanakan kegiatan sosial lainnya, seperti pembagian sembako serta penyebaran benih ikan di waduk-waduk wilayah Slawi.

Melalui berbagai program tersebut, PKKT-SA berharap dapat terus memperkuat solidaritas masyarakat Tegal di perantauan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *