ICYC Cordana Juara Seghizzi Grand Prix 2026, Orang Tua Gabrielle Gwen Bangga Putrinya Harumkan Nama Indonesia

JAKARTAMatamediaonline.com| Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Indonesia di panggung internasional. Indonesian Children and Youth Choir (ICYC) Cordana berhasil meraih Grand Prix Seghizzi ke-36 dalam ajang International Choral Singing Competition “Seghizzi” ke-63 yang berlangsung di Teatro G. Verdi, Gorizia, Italia, Minggu (12/7/2026).

Di bawah arahan konduktor Sonia Nadya Simanjuntak, ICYC Cordana tampil memukau dan berhasil mengungguli peserta dari Republik Ceko, Slovenia, Hungaria, serta Polandia untuk meraih penghargaan tertinggi kompetisi paduan suara bergengsi tersebut.

Salah satu penyanyi muda yang ikut mengharumkan nama Indonesia adalah Gabrielle Gwen Bintoro Ajie. Menariknya, ajang ini menjadi pengalaman pertamanya tampil di kompetisi internasional bersama ICYC Cordana, namun langsung berbuah prestasi yang membanggakan.

Tak hanya membawa pulang gelar Grand Prix, ICYC Cordana juga memborong sejumlah penghargaan bergengsi lainnya, yakni Juara Pertama Kategori Profane Polyphony, Juara Kedua Kategori Sacred, Juara Kategori Folklore, serta penghargaan Best Costume, Best Choreography, dan Audience Award.

Bagi keluarga Gabrielle Gwen, keberhasilan tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi, melainkan buah dari proses panjang yang dipenuhi latihan, disiplin, pengorbanan, dan dukungan keluarga.

Baca juga: Kisah Inspiratif Adnan Kasweri, Putra Kuli Bangunan yang Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2026

Ayah Gabrielle, Albertus Tody BA, mengaku bersyukur sekaligus bangga melihat putrinya mampu menjadi bagian dari tim yang mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.

“Sebagai orang tua, kami sangat bangga dan bersyukur melihat Gabrielle Gwen mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. Ini bukan semata tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses belajar, kedisiplinan, kerja sama, dan kecintaan terhadap seni musik yang terus dibangun sejak dini,” ujar Albertus saat dihubungi, Selasa (14/7/2026).

Menurut Albertus, keberhasilan putrinya tidak lepas dari peran besar sang ibunda yang senantiasa mendampingi, memberi semangat, serta memastikan Gabrielle menjalani setiap proses latihan dengan penuh komitmen.

Selama masa persiapan menuju kompetisi di Italia, Gabrielle menjalani latihan secara intensif dan berusaha mengikuti seluruh arahan pelatih dengan disiplin tinggi. Baginya, setiap latihan merupakan bagian dari proses untuk terus berkembang dan memberikan penampilan terbaik bagi Indonesia.

Albertus juga menyampaikan apresiasi kepada konduktor Sonia Nadya Simanjuntak, seluruh pelatih, serta keluarga besar ICYC Cordana yang telah membimbing para anggota dengan penuh dedikasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kak Sonia Nadya Simanjuntak, seluruh pelatih, dan keluarga besar ICYC Cordana yang telah membimbing anak-anak dengan penuh dedikasi. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi semakin banyak generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat dunia,” tuturnya.

Keberhasilan ICYC Cordana kembali menegaskan kualitas paduan suara Indonesia di tingkat internasional. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa perpaduan bakat, kerja keras, kedisiplinan, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan keluarga mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga membawa harum nama Indonesia di mata dunia.

Exit mobile version