Jalan Raya Cilincing Berlumpur, Pengendara Keluhkan Jalan Licin di Depan Bogasari

Pengguna jalan meminta Pemprov DKI segera membersihkan lumpur di depan PT Bogasari sebelum memicu kecelakaan pengendara.

Matamediaonline.com – Pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Cilincing tepatnya di depan PT Bogasari menuju lampu merah Prapatan Jaya, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, yang dipenuhi lumpur dan licin usai hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua yang harus ekstra hati-hati saat melintas di lokasi tersebut.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Maksum, mengatakan jalan berlumpur itu seharusnya segera dibersihkan oleh petugas terkait agar tidak memicu kecelakaan lalu lintas.

“Memang Jakarta dalam beberapa hari ini diguyur hujan dan mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam air hujan. Lumpur sudah hampir kering dan licin, kenapa tidak segera dibersihkan oleh unit terkait dari Satpel Lingkungan Hidup (LH) dan Satpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Koja,” ujar Maksum, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, lokasi kantor Satpel LH dan Satpel SDA Kecamatan Koja tidak jauh dari titik jalan yang dipenuhi lumpur tersebut. Karena itu, ia mempertanyakan respons cepat kedua instansi dalam menangani kondisi jalan yang membahayakan pengguna kendaraan.

Baca juga: Usai Dilaporkan ke Polda Metro, H. Hercules Tegaskan GRIB Jaya Punya Bukti Digital Lengkap

“Harusnya jajaran unit kerja kedua instansi Pemprov DKI Jakarta itu mengetahuinya dan melakukan pembersihan lumpur agar tidak mengganggu pengguna Jalan Raya Cilincing itu,” kata dia.

Pantauan di lokasi, sisa lumpur tampak menutupi sebagian badan jalan. Kondisi jalan yang licin membuat sejumlah pengendara motor memilih memperlambat laju kendaraan saat melintas.

Baca juga: Julukan “Gotham City” Jadi Alarm Keras Keamanan Jakarta

Kondisi jalan berlumpur pasca hujan umumnya disebabkan oleh genangan air yang membawa material tanah dan sampah dari saluran air maupun proyek di sekitar jalan.

Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melalui Sudin LH Jakarta Utara segera mengerahkan armada pembersih jalan, seperti truk tangki air dan mobil street sweeper, untuk membersihkan sisa lumpur di lokasi.

Selain itu, Dinas Sumber Daya Air juga diminta melakukan pengecekan saluran air guna mengantisipasi luapan lumpur kembali terjadi saat hujan turun.

Exit mobile version